Kalkulator Gaji Bersih Indonesia
Hitung take home pay setelah dipotong PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Simulasi kenaikan gaji dan optimasi pajak.
Kalkulator Gaji Bersih Indonesia
Hitung gaji setelah dipotong PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Simulasi take home pay yang akurat sesuai regulasi Indonesia.
Detail Penghasilan
Gaji pokok sebelum tunjangan
Tunjangan jabatan, keluarga, dll
Lembur, insentif, bonus bulanan
5% dari penghasilan bruto, maks 500rb/bulan
Dana pensiun atau DPLK
Zakat yang dibayarkan mengurangi PKP
Hasil Perhitungan Gaji
Penghasilan Bruto
Gaji + tunjangan
Total Potongan BPJS
3.37% dari bruto
PPh 21 bulanan (TER, Jan–Nov)
TER kategori B — tarif 1.50% × bruto
Pelunasan Desember
PPh setahun − potongan Jan–Nov
Gaji Bersih (Take Home Pay)
94.1% dari bruto — bulan Jan–Nov
Rincian BPJS
Tips Optimasi Pajak
Kalkulator Terkait
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana cara menghitung PPh 21 dari gaji?
Sejak 1 Januari 2024 (PP 58/2023 jo. PMK 168/2023), PPh 21 Masa Pajak Januari–November dipotong dengan metode TER: penghasilan bruto sebulan × tarif efektif rata-rata sesuai kategori PTKP — bukan PPh setahun dibagi 12. Pada Masa Pajak Desember, PPh setahun dihitung ulang dengan tarif progresif: (Penghasilan Bruto - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun - JHT - JP) × 12 - PTKP - Zakat = PKP, lalu dikenakan tarif 5%-35%, dan dikurangi potongan Januari–November sebagai pelunasan.
Berapa persen potongan BPJS dari gaji?
Porsi pekerja: BPJS Kesehatan 1% (batas upah Rp 12 juta → maks Rp 120.000), BPJS TK JHT 2% (tanpa batas upah), BPJS TK JP 1% (batas upah Rp 11.086.300 per Maret 2026 → maks Rp 110.863). Total sekitar 4% dari gaji. Sisanya (4% Kesehatan, 3,7% JHT, 2% JP) dibayar pemberi kerja.
Apa itu PTKP dan bagaimana pengaruhnya terhadap pajak?
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) adalah batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Besaran yang berlaku saat ini (PMK 101/2016): TK/0 = Rp 54 juta, K/0 = Rp 58,5 juta, K/1 = Rp 63 juta per tahun. Semakin tinggi PTKP, semakin kecil pajak yang dibayar.
Apakah zakat bisa mengurangi pajak penghasilan?
Ya, zakat yang dibayarkan kepada badan/lembaga amil zakat yang sah dapat mengurangi Penghasilan Kena Pajak (PKP), sehingga mengurangi PPh 21 yang harus dibayar.
Bagaimana cara mengoptimalkan gaji bersih?
Cara mengoptimalkan: 1) Daftarkan tanggungan untuk menaikkan PTKP, 2) Maksimalkan iuran dana pensiun, 3) Manfaatkan tunjangan non-taxable (makan, transport), 4) Bayar zakat rutin, 5) Negosiasi struktur gaji dengan HR.