Kalkulator Gaji Bersih Indonesia

Hitung take home pay setelah dipotong PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Simulasi kenaikan gaji dan optimasi pajak.

Kalkulator Gaji Bersih Indonesia

Hitung gaji setelah dipotong PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Simulasi take home pay yang akurat sesuai regulasi Indonesia.

Detail Penghasilan

Gaji pokok sebelum tunjangan

Tunjangan jabatan, keluarga, dll

Lembur, insentif, bonus bulanan

5% dari penghasilan bruto, maks 500rb/bulan

Dana pensiun atau DPLK

Zakat yang dibayarkan mengurangi PKP

Hasil Perhitungan Gaji

Penghasilan Bruto

Rp 9.500.000

Gaji + tunjangan

Total Potongan BPJS

Rp 560.000

5.89% dari bruto

PPh 21 Bulanan

Rp 169.500

1.78% dari bruto

Gaji Bersih (Take Home Pay)

Rp 8.470.500

89.2% dari bruto

Rincian BPJS

BPJS Kesehatan (4%)Rp 320.000
BPJS TK - JHT (2%)Rp 160.000
BPJS TK - JP (1%)Rp 80.000
Total BPJSRp 560.000

Tips Optimasi Pajak

👨‍👩‍👧‍👦
Manfaatkan PTKP Maksimal
Daftarkan tanggungan yang sah untuk mengurangi pajak
🎯
Optimalkan Tunjangan
Beberapa tunjangan tidak kena pajak (transport, makan)
🏥
Maksimalkan BPJS
BPJS mengurangi penghasilan kena pajak
🤲
Zakat Pengurang Pajak
Zakat bisa mengurangi PKP hingga 2.5%

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara menghitung PPh 21 dari gaji?

PPh 21 dihitung dari Penghasilan Kena Pajak (PKP) setelah dikurangi PTKP. Rumusnya: (Penghasilan Bruto - BPJS - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun) × 12 - PTKP - Zakat = PKP. Kemudian PKP dikenakan tarif progresif 5%-35%.

Berapa persen potongan BPJS dari gaji?

BPJS Kesehatan: 4% (maks Rp 400rb), BPJS TK JHT: 2% (maks Rp 357rb), BPJS TK JP: 1% (maks Rp 178rb). Total maksimal sekitar 7% dari gaji atau Rp 935rb per bulan.

Apa itu PTKP dan bagaimana pengaruhnya terhadap pajak?

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) adalah batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Untuk 2024: TK/0 = Rp 54 juta, K/0 = Rp 58,5 juta, K/1 = Rp 63 juta per tahun. Semakin tinggi PTKP, semakin kecil pajak yang dibayar.

Apakah zakat bisa mengurangi pajak penghasilan?

Ya, zakat yang dibayarkan kepada badan/lembaga amil zakat yang sah dapat mengurangi Penghasilan Kena Pajak (PKP), sehingga mengurangi PPh 21 yang harus dibayar.

Bagaimana cara mengoptimalkan gaji bersih?

Cara mengoptimalkan: 1) Daftarkan tanggungan untuk menaikkan PTKP, 2) Maksimalkan iuran dana pensiun, 3) Manfaatkan tunjangan non-taxable (makan, transport), 4) Bayar zakat rutin, 5) Negosiasi struktur gaji dengan HR.